Juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Laksamana Muda Daniel Hagari, juga mengatakan bahwa sebagian drone dan rudal tersebut ditembakkan dari sejumlah negara, seperti Irak dan Yaman.

Presiden Joe Biden mengatakan AS “membantu Israel menghancurkan hampir semua drone dan rudal yang datang dari Iran.

Laksamana Muda Daniel Hagari mengeklaim serangan Iran menimbulkan “kerusakan kecil” terhadap pangkalan IDF di Israel selatan. Ada pula laporan gempuran tersebut mencederai seorang anak perempuan.

Bagaimanapun, menurut laporan CNN yang mengutip seorang pejabat pemerintah, Presiden Joe Biden telah mengatakan kepada PM Israel Benjamin Netanyahu bahwa AS tidak akan berpartisipasi dalam operasi serangan apa pun terhadap Iran.

Serangan melibatkan drone, rudal jelajah, dan rudal balistik

Serangan Iran mencakup 170 drone dan 30 rudal jelajah, namun tidak ada satupun yang memasuki wilayah Israel, kata militer Israel pada Minggu (14/04).

Kemudian ada pula 110 rudal balistik yang sebagian kecilnya mencapai Israel, kata juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Laksamana Muda Daniel Hagari dalam pernyataan yang disiarkan televisi. BBC belum memverifikasi angka-angka tersebut secara independen.

Jarak terpendek dari Iran ke Israel adalah sekitar 1.000 km, melintasi Irak, Suriah, dan Yordania.

Gempuran diluncurkan dari sejumlah negara

Pada Sabtu (13/04) malam, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menegaskan telah meluncurkan drone dan rudal.

Sumber keamanan Irak mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa sejumlah proyektil terlihat melintasi wilayah Irak menuju Israel.

IRGC mengatakan sejumlah rudal balistik ditembakkan hampir satu jam setelah drone dilesatkan sehingga seluruh drone dan rudal akan menggempur Israel pada waktu yang hampir bersamaan.

peta kawasan timur tengah

Departemen Pertahanan AS mengatakan pasukan AS mencegat puluhan rudal dan drone yang diluncurkan dari Iran, Irak, Suriah, dan Yaman.

Kelompok Hizbullah di Lebanon yang didukung Iran juga mengatakan pihaknya telah menembakkan dua rentetan roket ke pangkalan militer Israel di Dataran Tinggi Golan – sebuah dataran tinggi yang dirampas Israel dari Suriah dalam sebuah langkah yang tidak diakui oleh sebagian besar komunitas internasional.

Israel dan sekutunya mencegat sebagian besar drone dan rudal

ekitar 99% dari serangan drone dan rudal telah dicegat baik di luar maupun di dalam wilayah udara Israel, kata Laksamana Muda Hagari.

Ini termasuk semua drone dan rudal jelajah, yang mengikuti lintasan datar, serta sebagian besar rudal balistik, yang ditembakkan pada lintasan melengkung menggunakan gravitasi untuk mencapai kecepatan sangat tinggi.

Presiden AS Joe Biden mengatakan pasukan AS “membantu Israel menghancurkan hampir semua” drone dan rudal yang diluncurkan Iran pada Minggu (14/04).

Biden juga mengatakan AS telah mengerahkan pesawat dan kapal perang ke wilayah sekitar Israel “selama seminggu terakhir“ sebelum serangan Iran berlangsung.

Beroperasi dari pangkalan yang dirahasiakan di wilayah tersebut, pasukan AS menembak jatuh sejumlah drone Iran di Suriah selatan dekat perbatasan dengan Yordania, kata sumber keamanan kepada Reuters.

Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak telah mengonfirmasi bahwa pesawat jet Typhoon milik Angkatan Udara Kerajaan Inggris juga menembak jatuh sejumlah drone penyerang Iran. Sunak mengatakan serangan Iran adalah “eskalasi yang berbahaya dan tidak perlu, dan saya sangat mengutuknya”.

Yordania – yang memiliki perjanjian damai dengan Israel tetapi sangat kritis terhadap cara Israel beraksi melawan kelompok Palestina Hamas di Gaza – juga mencegat benda-benda terbang yang memasuki wilayah udaranya untuk menjamin keselamatan warganya, kata kabinet pemerintahan Yordania.

Prancis membantu berpatroli di wilayah udara tetapi tidak jelas apakah mereka telah menembak jatuh drone atau rudal, kata militer Israel.

Berapa banyak rudal yang berhasil menembus Israel dan kerusakan apa yang ditimbulkannya?

Di Jerusalem, para koresponden BBC melaporkan mendengar sirene dan melihat sistem pertahanan Kubah Besi Israel saat sedang beroperasi. Menggunakan radar untuk melacak roket musuh, sistem pertahanan tersebut dapat membedakan roket yang kemungkinan akan mengenai wilayah permukiman dan yang tidak.

Rudal pencegat hanya ditembakkan pada roket yang diperkirakan akan menyerang daerah permukiman.

Beberapa rudal balistik berhasil menembus dan menghantam wilayah Israel, kata Laksamana Muda Hagari.

Salah satunya “menghantam ringan” pangkalan angkatan udara Nevatim di Gurun Negev, Israel selatan. Laksamana Muda Hagari mengatakan pangkalan itu “masih berfungsi”.

Kantor berita resmi Iran, IRNA, mengatakan serangan itu merupakan “pukulan keras” terhadap pangkalan udara tersebut.

Peta Nevatim

Secara keseluruhan, sekitar 12 orang terluka di Israel, kata Laksamana Muda Hagari.

Mereka termasuk seorang gadis berusia tujuh tahun dari komunitas Arab Badui dekat Kota Arad. Dia dilaporkan terluka oleh pecahan peluru setelah sebuah pesawat tak berawak Iran dicegat di udara. Kini dia berada dalam perawatan intensif.

Yordania juga mengatakan bahwa beberapa pecahan peluru telah jatuh di wilayahnya “tanpa menimbulkan kerusakan berarti atau cedera pada warga”.

Apa yang terjadi sekarang?

Stasiun televisi Israel, Channel 12, mengutip seorang pejabat Israel yang mengatakan akan ada “respons signifikan” terhadap serangan Iran.

Wilayah udara Israel telah dibuka kembali seperti halnya negara-negara tetangga, namun Menteri Pertahanan Yoav Gallant mengatakan konfrontasi dengan Iran “belum berakhir”.

Sementara itu Iran telah memperingatkan Israel bahwa tanggapannya “akan jauh lebih besar daripada aksi militer malam ini jika Israel membalas terhadap Iran”, kata kepala staf angkatan bersenjata Mayor Jenderal Mohammad Bagheri kepada stasiun televisi pemerintah.

Dia mengatakan pangkalan-pangkalan AS juga akan diserang jika AS mengambil bagian dalam tindakan pembalasan Israel.

Komandan Korps Garda Revolusi Iran, Hossein Salami, juga mengatakan Teheran akan membalas setiap serangan Israel terhadap kepentingan, pejabat, atau warga negaranya.

Dewan Keamanan PBB akan bertemu sekitar pukul 20:00 GMT (03.00 WIB) untuk membahas peristiwa terbaru atas permintaan Israel.

Serangan balas dendam Iran ke Israel

Aksi serangan Iran berlangsung dua pekan setelah Konsulat Iran di Damaskus dihantam gempuran udara yang menewaskan sejumlah perwira militer Iran, termasuk komandan Pasukan Quds, Mohammad Reza Zahedi.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan serangan yang diberi nama “Operasi Janji Pasti” ditujukan pada “sasaran tertentu” di wilayah Israel.

Iran juga menegaskan bahwa aksi mereka ada hubungannya dengan “kejahatan berulang” Israel – termasuk serangan pada 1 April terhadap Konsulat Iran di Damaskus.

Baca juga:

Di Jerusalem, koresponden BBC melaporkan sirene diaktifkan sekitar pukul 01:45 waktu setempat (05:45 WIB).

Ledakan keras terdengar bersamaan dengan sistem pertahanan udara yang menembak jatuh benda-benda di angkasa sehingga menerangi langit malam.

rudal Israel

Sesaat sebelum berita peluncuran drone Iran mengemuka, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan “sistem pertahanan” negaranya telah dikerahkan.

“Kami siap menghadapi skenario apa pun, baik secara defensif maupun ofensif. Negara Israel kuat. IDF kuat. Masyarakat kuat. Kami mengapresiasi sikap Amerika yang berdiri di samping Israel, serta dukungan dari Inggris, Prancis, dan banyak negara lainnya.”

Serangan pertama Iran ke Israel dari wilayah sendiri

Mantan juru bicara Pasukan Pertahanan Israel, Jonathan Conricus, mengatakan “ini adalah hari pertama bagi Timur Tengah yang baru – untuk pertama kalinya Iran menyerang Israel langsung dari wilayah kedaulatan Iran”.

Berbicara di BBC News Channel, ia mengutip laporan lebih dari 100 drone dan rudal jelajah Iran menuju Israel, “dengan perkiraan waktu kedatangan yang berbeda-beda”. Dia mengatakan “pertahanan udara Israel sibuk mengatasi ancaman ini”.

Serangan Iran ke Israel terlihat dari Amman, Yordania, pada Minggu (14/04).
Keterangan gambar,Serangan Iran ke Israel terlihat dari Amman, Yordania, pada Minggu (14/04).

Ketika ditanya apakah Israel telah merencanakan hal ini, dia berkata: “Saya pikir Israel pandai merencanakan kemungkinan militer, namun mereka tidak selalu unggul dalam hal strategis. Saya tidak menyangka Iran akan melakukan ini, dari wilayah Iran. Hal ini akan menyeret negara-negara lain, termasuk AS, ke dalam konflik.

Conricus menambahkan: “Saya pikir ada beberapa rencana, dengan mempertimbangkan target di Iran”.

Dia mengatakan target-target tersebut mencakup lokasi dari kelompok “Hizbullah, proksi Iran di Suriah, serta kelompok Houthi di Yaman”.

“Itu tergantung seberapa besar kerusakan yang akan terjadi di Israel – itu akan menjadi ukuran bagaimana Israel akan membalasnya.”

garis pemisah

Aksi saling balas dendam yang terus meningkat menjadi perang besar-besaran

Frank Gardner, koresponden BBC bidang keamanan

Inilah eskalasi konflik antara Iran, proksinya, dan Israel yang ditakuti semua orang: serangan langsung oleh satu negara terhadap negara lain.

Selama hampir dua minggu institusi keamanan Iran telah mempertimbangkan respons terhadap serangan udara tanggal 1 April terhadap konsulatnya di Damaskus, yang secara luas dianggap sebagai ulah Israel, yang menewaskan beberapa komandan penting Iran.

Jelas, keputusan diambil lantaran suatu eskalasi besar – sebuah serangan yang meratakan gedung diplomatik sekaligus wilayah kedaulatan Iran – memerlukan respons yang lebih tinggi.

Israel punya beberapa lapisan pertahanan udara dan telah berjanji untuk menanggapi setiap serangan di wilayahnya – dan mereka akan melakukannya.

Risikonya sekarang adalah aksi saling balas dendam ini akan terus meningkat menjadi perang besar-besaran di kawasan, sesuatu yang berusaha keras dihindari oleh sebagian besar negara di kawasan ini sejak serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober.

garis

Bagaimana reaksi PBB, AS, dan negara-negara lain?

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, mengatakan dia “sangat khawatir mengenai bahaya nyata dari eskalasi yang menghancurkan di seluruh kawasan”.

“Saya mengutuk keras eskalasi serius yang ditunjukkan oleh serangan besar-besaran yang dilancarkan Republik Islam Iran terhadap Israel malam ini. Saya menyerukan penghentian segera permusuhan ini,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Dia kemudian mendesak semua pihak untuk menahan diri semaksimal mungkin guna menghindari tindakan apa pun yang dapat mengarah pada konfrontasi militer besar-besaran di Timur Tengah.

“Saya telah berulang kali menekankan bahwa baik kawasan [Timur Tengah] maupun dunia tidak mampu mengalami perang lagi.”

Warga Teheran bersorak setelah muncul kabar bahwa Iran meluncurkan serangan ke Israel, pada Minggu (14/04).
Keterangan gambar,Warga Teheran bersorak setelah muncul kabar bahwa Iran meluncurkan serangan ke Israel, pada Minggu (14/04).

Secara terpisah, Presiden Joe Biden mengatakan AS “membantu Israel menghancurkan hampir semua drone dan rudal yang datang” dari Iran.

Biden menyatakan dirinya telah mengarahkan pesawat militer AS dan kapal pertahanan rudal balistik ke wilayah tersebut “selama seminggu terakhir”.

“Berkat pengerahan ini dan keterampilan luar biasa dari anggota militer kami, kami membantu Israel menghancurkan hampir semua drone dan rudal yang masuk,” kata Biden.

“Saya mengutuk keras serangan-serangan ini.”

Dalam percakapan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Biden menegaskan kembali komitmen “baja” Amerika terhadap Israel.

Biden mengakhiri pernyataannya dengan mengatakan bahwa dia akan mengadakan pertemuan dengan para pemimpin G7 pada hari Minggu “untuk mengoordinasikan tanggapan diplomatik yang padu terhadap serangan kurang ajar Iran”.

Sementara itu, Dewan Keamanan PBB akan mengadakan pertemuan darurat pada Minggu (14/04) mengenai serangan pesawat tak berawak dan rudal Iran terhadap Israel, kata Vanessa Frazier, selaku kepala dewan tersebut.

Pertemuan tersebut diminta oleh Israel, yang menulis surat kepada Frazier bahwa serangan tersebut “menimbulkan ancaman besar bagi perdamaian dan keamanan internasional”.

Dalam surat terpisah kepada Frazier, Iran membela diri dengan mengatakan bahwa tindakan mereka adalah “membela diri sebagaimana diuraikan dalam Pasal 51 Piagam PBB, dan sebagai tanggapan terhadap agresi militer Israel yang berulang kali”.

By Staff Malaysia News Todays

Malaysia News Todays! National, Regional and World News. follow us for info latest everyday!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *